Loading...

Monday, December 12, 2016

Tipe Dan Jenis-Jenis Jerawat, Akibat Timbulnya Jerawat Dan Cara Mengatasinya

Muka anda jerawatan? Atau ada jerawat di punggung, leher, dada dan bagian lainnya? Ya, mungkin anda adalah salah satu dari puluhan orang yang merasa sebal dengan munculnya jerawat yang meninggalkan kesan seperti anda kurang bisa menjaga kebersihan tubuh. Padahal, anda sudah mati-matian berusaha untuk menghilangkannya dengan berbagai perawatan, rajin cuci muka dan bersihkan badan, makan sayur-sayuran atau cara lainnya. Beberapa jerawat ada yang kecil, ada yang besar-besar seperti meradang, dan bahkan ketika sudah hilang malah menimbulkan bopeng atau noda hitam. Nah, boleh jadi anda punya berbagai macam cara mengatasi jerawat, namun tahukah anda bahwa ada banyak sekali Jenis Jerawat yang harus diketahui? Penting sekali untuk mengetahui jenisnya. Jangan salah, ada 11 jenis jerawat atau mungkin lebih dari itu yang tentu membutuhkan metode pengobatan yang bakal berbeda pula. Fakta ini mungkin bisa jadi bahan renungan mengapa cara-cara yang sudah anda lakukan seperti tidak mempan. Mungkin, tipe jerawat yang muncul tadi tidak cocok dengan bahan alami yang anda gunakan.

Komedo, misalnya. Masalah yang satu ini tergolong jerawat loh. Komedo juga disebut sebagai whiteheads yang banyak dikatakan sebagai salah satu masalah yang lebih mudah diatasi dibandingkan jerawat batu atau jerawat kista. Ada ya? Iya, jadi whiteheads bentuknya cukup dangkal di dalam kulit sehingga bisa dihilangkan dengan mudah, berbeda dengan jerawat batu yang letaknyaa betul-betul dalam dan sering membuat anda merasa kesakitan.

doa obat jearawatTipe Dan Jenis-Jenis Jerawat, Akibat Timbulnya Jerawat Dan Cara Mengatasinya

Tipe / Jenis-Jenis Jerawat dan Akibat Timbulnya Jerawat

Jika anda sudah tahu tentang Jenis Jerawat, keuntungannya adalah anda jadi tahu pengobatan mana yang lebih cocok dan penyembuhan menjadi lebih cepat. Untuk itu, anda harus ketahui dulu jenis apa dan baru cari pengobatannya. Berikut beberapa jenis jerawat  yang paling umum atau disebut sebagai acne vulgaris:

1. Whiteheads atau komedo tertutup
Masalah ini muncul karena adanya penyumbatan pada pori-pori kulit wajah tetapi tidak disertai peradangan. Letaknya tepat di bawah permukaan kulit. Yang menyumbat bisa karena kotoran atau lemak. Letaknya dibawah kulit sehingga membentuk benjolan di kulit. Walaupun tergolong lebih mudah dihilangkan ketimbang jerawat batu, whiteheads ternyata lebih sulit hilang dibanding blackheads.

2. Blackheads
Jenis Jerawat berikutnya adalah blackheads yang hampir sama dengan whiteheads, terutama faktor penyebabnya. Tetapi, bedanya adalah jerawat ini terbuka, jadi bisa dilihat. Ketika terkena udara, maka blackheads tampak hitam karena oksidasi keratin dan minyak.

3. Sebaceous filaments
Banyak yang beranggapan bahwa ini adalah jerawat, padahal Sebaceous Filaments tidak ada kaitannya sama sekali dengan jerawat. Disebut jerawat oleh banyak orang karena kerap muncul di hidung. Tandanya adalah adanya bintik-bintik hitam di sekitar hidung yang dikira banyak orang sebagai blackheads sebab warna hitam di bagian ujungnya. Tetapi, teksturnya lebih lembut dan inilah yang membedakannya dari blackheads.
Hal ini muncul karena kelenjar minyak biasa yang ada pada kulit tepatnya di saluran kecil, lokasi dimana sebum dikeluarkan dari pori-pori. Sebaceous Filaments tidak bisa dihilangkan. Walaupun dibersihkan, maka bisa kembali lagi.

4. Papules
Tipe Jerawat meradang atau jerawat papules akan muncul ketika pori-pori kulit tersumbat. Bahkan, awalnya bisa berupa whiteheads atau blackheads yang kemudian mengalami iritasi dan menjadi papule. Tandanya, warna jerawat berubah merah, membengkak dan terasa sakit.
Bentuknya adalah benjolan kecil, berwarna merah, dan saat disentuh terasa lembut, kemudian berisi nanah. Ketika anda memencetnya dengan jari tangan, maka akan menimbulkan parut atau bekas hitam.

5. Pustula
Ada juga jerawat pustula yang klasik dengan bentuk kubah, meradang, keras, penuh nanah dan bagian tengah tampa putih atau kuning. Kalau harus digambarkan, bentunya seperti gunung berapi yang mau meletus.
Jenis Jerawat ini muncul akibat adanya hormone yang jika didiamkan akan memicu infeksi dan meninggalkan bekas parut di bagian wajah.

6. Jerawat nodul dan kista
Jadi, kista bukan hanya nama penyakit yang ada di ovarium atau lainnya ya. Ada juga jerawat yang disebut kista. Jerawat ini tergolong yang paling parah karena bentuknya lebih besar jika dibandingkan dengan pustula atau papula sehingga benar-benar menyiksa sakitnya. Bahkan, jerawat ini membutuhkan waktu lama untuk segera dihilangkan. Tidak jarang dapat juga menimbulkan bekas di wajah.
Bedanya nodul dan kista adalah nodul disertai dengan struktur yang keras tapi tak bernanah, sedangkan kista muncul dengan penuh nanah.

Saat dinding folikel mengalami peradangan dan terjadi kebocoran cairan dalam kulit, maka kebocoran tersebut akan segera direspon oleh sistem kekebalan tubuh. Inilah yang mengakibatkan peradangan.
Saat dinding folikel kemudian pecah di dekat permukaan kulit, maka bisa memunculkan Jenis Jerawat pustula atau papule. Namun, jika kerusakan cukup dalam, maka bisa menjadi kista dan nodul kembali.

7. Roscaea
Jerawat ini ditandai dengan bintik-bintik di wajah yang memang sedikit sama dengan acne vulgaris. Selain itu, jerawat ini juga ditandai dnegan munculnya ruam merah di bagian pipi, dagu, dahi dan hidung. Biasanya jerawat ini muncul pada wanita di atas usia 30 tahun.

8. Conglobata
Tidak ada yang punya harapan mukanya jerawatan, apalagi Jenis Jerawat conglobata yang benar-benar susah ditoleransi. Pasalnya, jerawat ini adalah yang paling parah dan menyebabkan munculnya luka saling berhubungan di seluruh permukaan wajah dan bagian tubuh lainnya disertai banyaknya blackheads. Jerawat ini sering menyerang kaum pria walaupun serangannya tergolong jarang terjadi.

9. Fulminans
Jika jerawat datang tiba-tib, menyerang orang-orang usia muda disertai nyeri sendi dan demam, maka bisa dipastikan sebagai serangan dari Jenis Jerawat fulminans. Jerawat ini adalah akibat dari pengobatan yang tidak berhasil pada jerawat conglobata. Mengerikannya, ketika gagal mengobati jerawat conglobata, maka bisa memicu jerawat ini. Jadi, dibutuhkan ekstra pengetahuan sebelum asal mengambil langkah pengobatan.

10. Pioderma faciale
Jerawat ini ditandai dengan banyaknya nodul besar serta pustule dan membuat wajah yang cantik tampak kurang indah. Piderma hampir sama dengan fulminans tetapi hanya menyerang kaum hawa di usia 20 sampai 40 tahun. Bukan hanya itu, pioderma bisa muncul mendadak dan di wajah saja. Untuk membuatnya hilang sendiri, dibutuhkan waktu hingga 1 tahun!

11. Folikulitis
Tipe jerawat ini adalah yang terakhir yang jarang terjadi dan muncul dengan bentuk pustula dan kista. Pemicunya tak lain adalah penggunaan antibiotik dalam jangka panjang untuk mengatasi masalah jerawat yang biasa, misalnya tetrasiklin. Baca juga: Daftar Produk Masker Menghilangkan Bekas Jerawat Dengan Cepat Untuk Wanita.

Cara Mengatasi Berbagai Jenis Jerawat Secara Alami

Berikut beberapa cara yang bisa digunakan untuk mengatasi berbagai Jenis Jerawat terutama yang bandel hanya dengan menggunakan bahan-bahan alami. Mengapa menggunakan bahan alami? Sebab bahan alami sangat aman, tidak beresiko memperparah kondisi jerawat dan membantu menyembuhkan jerawat tanpa membuat kantong jadi tipis.

1. Es batu
Jika Jenis Jerawat yang muncul adalah yang meradang. Es batu akan bekerja untuk meningkatkan sirkulasi darah di bagian jerawat dan membuat pori-pori kulit yang meradang jadi mengecil. Es batu juga membantu membuang kotoran pada pori-pori serta menghilangkan minyak berlebih yang dapat membuat jerawat semakin parah.

Caranya:
Sediakan es batu sesuai kebutuhan dan gunakan kain bersih seperti handuk kecil untuk membungkus es. Kompres jerawat dengan cara ditempel dan ditahan selama beberapa menit. Kalau tidak tahan dengan rasa dinginnya, boleh dilepas. Lakukan cara ini berulang-ulang sampai 10-20 kali atau 15 menit. Perawatan ini sangat baik dilakukan secara rutin sampai jerawat mengecil dan hilang.

2. Madu
Khasiat madu cukup banyak. Selain untuk kesehatan dan stamina tubuh, madu juga sangat bagus digunakan untuk mengobati jerawat karena memang kandungan antibiotik alaminya cukup tinggi. Antibiotik dibutuhkan sebagai bahan untuk mencegah infeksi yang menyebar karena jerawat meradang.
Madu bisa diaplikasikan untuk mengobati berbagai tipe jerawat.

Caranya:
Madu yang disiapkan adalah madu murni, madu alami atau madu hutan bukan yang sudah diolah pabrik dalam bentuk kemasan. Gunakan kapas untuk mengoleskan madu pada jerawat. Biarkan sampai 35 menit dan gunakan air bersih untuk membersihkan wajah setelah pengolesan selesai. Agar hasil benar-benar maksimal, sangat dianjurkan untuk terus melakukannya secara teratur.

3. Buah lemon
Cara ini memang bagus sekali untuk mengatasi jerawat tetapi benar-benar tidak disarankan untuk anda yang punya masalah jerawat dengan tipe kulit sensitif.
Lemon bermanfaat sebagai obat jerawat alami karena kandungan vitamin C yang cukup tinggi dan dapat digunakan untuk mengecilkan jerawat meradang. Perlu dicatat bahwa buah lemon yang digunakan adalah yang masih segar.

Cara Mengatasi jerawat pakai Buah lemon:
Sediakan 1 atau 2 buah lemon dan peras. Air perasan letakkan di wadah dan gunakan untuk membasuh wajah dengan menggunakan kapas. Cara ini sangat baik dilakukan ketika hendak tidur. Lakukan secara rutin untuk hasil terbaik.

4. Bawang putih
Jenis Jerawat apapun bisa tuntas jika diselesaikan dengan bawang putih. Bahan alami yang satu ini memiliki banyak manfaat seperti antiseptik, antioksidan, antivirus dan juga antijamur sehingga bisa menuntaskan infeksi atau apapun yang ada pada wajah. Apalagi, kandungan sulfur didalamnya dapat mempercepat proses penghilangan jerawat.
Cara Mengatasi jerawat jerawat dengan Bawang Putih:
Belah 1 siung bawang putih menjadi dua bagian. Ambil bawang untuk digosok-gosokkan ke bagian yang berjerawat paling tidak 5 sampai 10 menit. Bersihkan wajah dengan menggunakan air bersih dan agar hasil maksimal, lakukan secara teratur setiap hari.

5. Tomat
Percaya atau tidak, tomat adalah salah satu buah yang kaya akan vitamin A dan vitamin C sehingga bisa dijadikan obat jerawat.

Caranya:
1 buah tomat yang sudah matang dan kemerahan dibelah menjadi irisan tipis-tipis. Area wajah yang berjerawat tinggal ditutup dengan irisan tersebut dan biarkan paling tidak 15 menit sebelum bersihkan wajah.

Sebenarnya, Jenis Jerawat itu akan sulit sekali muncul pada kulit yang selalu dijaga kebersihannya. Ada banyak hal yang harus anda perhatikan seperti pemakaian kosmetik yang berlebihan, kebiasaan memencet jerawat karena sebal, jarang mencuci muka, kurang olahraga, kurang minum air putih dan bahkan stress. Semua faktor tersebut adalah faktor yang paling mudah membuat jerawat bisa muncul. Untuk itu, agar kulit tetap cantik sebaiknya aturlah gaya hidup dengan memperhatikan kebersihan tubuh. Demikian informasi tentang berbagai tipe jerawat dan akibatnya serta apa saja cara yang bisa digunakan untuk mengatasinya. Sekian dari www.obatjerawatan.com Semoga membantu!
Previous Post
Next Post

0 comments: